Pendidikan Kabupaten Sidoarjo: Potret dan Insight untuk Warga

💡 Poin Utama & Executive Summary
Data pendidikan Kabupaten Sidoarjo: IPM 82,67, APS 99,84%, 655 SD, kompetensi literasi SMP 93,71. Disajikan dalam 6 infografis dan 7 berita terkini untuk warga.

Daftar Isi

Pendidikan Kabupaten Sidoarjo: Potret dan Insight untuk Warga Diperbarui 22 Juli 2026

Potret Pendidikan Kabupaten Sidoarjo: Ringkasan Data Utama

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2024 mencapai 82,67, menempatkan Sidoarjo sebagai kabupaten dengan IPM tertinggi ketiga di Indonesia. Menurut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo, Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 7-15 tahun sebesar 99,84 pada tahun 2025. Menurut data BPS yang termuat dalam Jawa Timur Dalam Angka 2025, jumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sidoarjo pada tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 655 unit dengan 149.719 murid — terbanyak di Jawa Timur. Menurut Dikbud Kabupaten Sidoarjo, kompetensi literasi jenjang SMP mencapai 93,71 dan numerasi SMP mencapai 90,43 pada tahun 2025. Menurut Dikbud Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 1.703 lembaga PAUD dan sederajat beroperasi, dengan 57,25% telah terakreditasi minimal B.

APS 7-15 Tahun Sidoarjo Melampaui 99,8% — Satu Kesenjangan Masih Terlihat di Jenjang PAUD

Kabupaten Sidoarjo mencatat Angka Partisipasi Sekolah usia 7-15 tahun sebesar 99,84 (2025), menempatkannya di antara daerah dengan partisipasi wajib belajar tertinggi di Jawa Timur. Namun, APS kelompok usia 5-6 tahun baru mencapai 83,04, menunjukkan masih terdapat sekitar 1 dari 6 anak pra-sekolah yang belum terjangkau PAUD. Status akreditasi lembaga PAUD dapat dicek di ban-pdm.id sebelum mendaftarkan anak.

Infografis Data Pendidikan Kabupaten Sidoarjo

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidoarjo, 2020-2024

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidoarjo, 2020-2024 Grafik garis menampilkan tren IPM Kabupaten Sidoarjo dari 79,96 (2020) menjadi 82,67 (2024), dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur dan Nasional. IPM Kabupaten Sidoarjo vs Jawa Timur vs Nasional (2020-2024) 70 72 74 76 78 80 82 IPM 2020 2021 2022 2023 2024 Tahun 82,67 75,35 74,39 Kab. Sidoarjo Jawa Timur Nasional
Sumber: BPS (2024). IPM Kabupaten Sidoarjo meningkat 2,71 poin selama 2020-2024, melampaui rata-rata Jawa Timur (75,35) dan Nasional (74,39) secara konsisten.

Menurut BPS (2024), IPM Kabupaten Sidoarjo sebesar 82,67 menempatkan Sidoarjo pada status "sangat tinggi" (IPM — 80) — kategori tertinggi yang hanya diraih tujuh wilayah di Jawa Timur. Selama periode 2020-2024, IPM Sidoarjo tumbuh rata-rata 0,54 poin per tahun, lebih cepat dibandingkan rata-rata Jawa Timur yang tumbuh 0,58 poin selama periode yang sama dari baseline lebih rendah. Selisih IPM Sidoarjo dengan rata-rata Jawa Timur sebesar 7,32 poin mencerminkan keunggulan relatif yang signifikan dalam dimensi pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.

Angka Partisipasi Sekolah (APS) Menurut Kelompok Usia, Kabupaten Sidoarjo 2024-2025

Angka Partisipasi Sekolah (APS) Kabupaten Sidoarjo, 2024-2025 Grafik batang horizontal membandingkan APS dua kelompok usia utama antara tahun 2024 dan 2025: kelompok 5-6 tahun dan 7-15 tahun. Angka Partisipasi Sekolah (APS) Kabupaten Sidoarjo, 2024-2025 0% 20% 40% 60% 80% 100% Angka Partisipasi Sekolah (%) Kelompok Usia 5-6 tahun 7-15 tahun 83,04 99,67 99,84 (2025) (2024) (2025) APS 7-15 tahun APS 5-6 tahun (PAUD)
Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo (2025). APS 7-15 tahun naik dari 99,67 (2024) menjadi 99,84 (2025); APS 5-6 tahun sebesar 83,04 (2025).

Menurut Dikbud Kabupaten Sidoarjo (2025), APS usia 7-15 tahun sebesar 99,84 menunjukkan layanan pendidikan dasar dan menengah pertama sudah menjangkau hampir seluruh anak usia tersebut. Sementara itu, APS kelompok usia 5-6 tahun sebesar 83,04 mengindikasikan bahwa sekitar 17 dari 100 anak usia pra-sekolah belum mengakses PAUD. Kesenjangan 16,8 poin antara kedua kelompok usia ini mencerminkan tantangan yang berbeda antara pendidikan wajib dan pra-sekolah di Kabupaten Sidoarjo.

Kompetensi Literasi dan Numerasi Jenjang SD & SMP Kabupaten Sidoarjo, 2024-2025

Kompetensi Literasi dan Numerasi SD dan SMP Kabupaten Sidoarjo, 2024-2025 Grafik batang vertikal berkelompok membandingkan skor kompetensi literasi dan numerasi jenjang SD dan SMP antara tahun 2024 dan 2025. Literasi & Numerasi SD dan SMP Kabupaten Sidoarjo 75 80 85 90 95 100 Skor Literasi SD 87,01 91,21 Numerasi SD 87,01 89,87 Literasi SMP 90,15 93,71 Numerasi SMP 86,62 90,43 Tahun 2024 Tahun 2025 Kompetensi
Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo (2025). Literasi dan numerasi SMP mengalami peningkatan signifikan, dengan literasi SMP naik 3,56 poin dan numerasi SMP naik 3,81 poin dalam setahun.

Menurut Dikbud Kabupaten Sidoarjo (2025), kompetensi literasi SMP meningkat dari 90,15 (2024) menjadi 93,71 (2025) — kenaikan sebesar 3,56 poin. Kompetensi numerasi SMP juga tumbuh signifikan, dari 86,62 (2024) menjadi 90,43 (2025). Pada jenjang SD, literasi naik dari 87,01 menjadi 91,21, sementara numerasi SD naik dari 87,01 menjadi 89,87. Tren peningkatan pada keempat indikator menunjukkan perbaikan capaian belajar yang konsisten di kedua jenjang dalam satu tahun terakhir.

Jumlah Sekolah Dasar (SD) Sidoarjo Dibandingkan Lima Kabupaten/Kota Jawa Timur, 2024/2025

Jumlah Sekolah Dasar (SD) Terbanyak di Jawa Timur, 2024/2025 Grafik batang horizontal menampilkan perbandingan jumlah SD di lima kabupaten atau kota dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur pada tahun ajaran 2024/2025. Jumlah SD di Jawa Timur: Lima Kabupaten/Kota Terbanyak (2024/2025) 0 200 400 600 800 1.000 1.200 Jumlah SD Kabupaten/Kota Kab. Malang 1.157 Kab. Sidoarjo 655 Kab. Jember 1.098 Kab. Gresik ~451 (perlu verifikasi) Kota Surabaya ~549 (perlu verifikasi)
Sumber: BPS Jawa Timur Dalam Angka 2025 (Kab. Malang, Sidoarjo, Jember dikonfirmasi); data Gresik dan Surabaya perlu verifikasi BPS. Sidoarjo menempati posisi kedua dengan 655 SD dan 149.719 murid SD terbanyak di Jawa Timur.

Menurut BPS Jawa Timur Dalam Angka 2025, Kabupaten Sidoarjo mencatat 655 SD dengan 8.396 guru dan 149.719 murid — jumlah murid SD terbanyak di Jawa Timur, melampaui Kabupaten Malang (143.186 murid) dan Kabupaten Jember (137.416 murid). Dengan rasio sekitar 1 guru per 17,8 murid di jenjang SD, Kabupaten Sidoarjo memiliki kapasitas pendidik yang relatif memadai. Kepadatan penduduk tinggi sebagai daerah penyangga Surabaya mendorong tingginya jumlah satuan pendidikan di wilayah ini.

Status Akreditasi Sekolah Semua Jenjang, Kabupaten Sidoarjo

Status Akreditasi Sekolah Kabupaten Sidoarjo (Semua Jenjang) Diagram donut menampilkan distribusi akreditasi sekolah di Kabupaten Sidoarjo: A (31,76%), B (27,31%), C (4,45%), dan belum terakreditasi (36,48%). Akreditasi Sekolah Kabupaten Sidoarjo (Semua Jenjang) A 31,76% B 27,31% C 4,45% Belum 36,48% 3.371 total sekolah A — 1.071 sekolah (31,76%) B — 921 sekolah (27,31%) C — 150 sekolah (4,45%) Belum — 1.229 (36,48%) Terakreditasi A atau B: 1.992 sekolah (59,07%)
Sumber: DaftarSekolah.net (2026), mengacu data Dapodik/BAN-PDM. Sebanyak 59,07% sekolah di Kabupaten Sidoarjo telah terakreditasi minimal B dari total 3.371 satuan pendidikan semua jenjang.

Menurut data Dapodik yang terangkum di DaftarSekolah.net (2026), dari total 3.371 satuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 1.071 sekolah (31,76%) terakreditasi A, 921 sekolah (27,31%) terakreditasi B, 150 sekolah (4,45%) terakreditasi C, dan 1.229 sekolah (36,48%) belum terakreditasi. Proporsi sekolah belum terakreditasi yang lebih dari sepertiga total satuan pendidikan mencakup banyak lembaga baru dan sekolah swasta yang masih dalam tahap pengembangan. Warga dapat memverifikasi status akreditasi sekolah pilihan secara daring melalui ban-pdm.id.

Status Akreditasi Lembaga PAUD dan Sederajat, Kabupaten Sidoarjo 2025

Akreditasi Lembaga PAUD dan Sederajat, Kabupaten Sidoarjo 2025 Grafik batang horizontal menampilkan distribusi akreditasi 1.703 lembaga PAUD dan sederajat di Kabupaten Sidoarjo: A (17,09%), B (40,16%), C (7,28%), dan belum terakreditasi (35,47%). Akreditasi PAUD & Sederajat Kabupaten Sidoarjo (2025) Total: 1.703 lembaga 0% 22,2% 44,4% Persentase (%) Status Akreditasi Akreditasi A 291 lembaga (17,09%) Akreditasi B 684 lembaga (40,16%) Akreditasi C 124 lembaga (7,28%) Belum Terakreditasi 604 lembaga (35,47%) Target min. B = 57,25% Terakreditasi minimal B: 975 lembaga (57,25%)
Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo (2025). Sebanyak 604 lembaga PAUD (35,47%) belum terakreditasi; tantangan percepatan akreditasi menuju minimal B masih signifikan.

Menurut Dikbud Kabupaten Sidoarjo (2025), dari 1.703 lembaga PAUD dan sederajat (termasuk KB, TPA, SPS, dan PKBM), sebanyak 291 lembaga (17,09%) terakreditasi A dan 684 lembaga (40,16%) terakreditasi B. Gabungan keduanya mencakup 57,25% lembaga yang telah memenuhi standar minimal akreditasi B. Sebanyak 604 lembaga (35,47%) masih belum terakreditasi, menjadi tantangan percepatan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Sidoarjo. Kualifikasi pendidik PAUD berstatus S1/S2 mencapai 69,71% dari 6.935 total pendidik yang tercatat.

Kabupaten Sidoarjo memiliki beberapa perguruan tinggi aktif yang dapat diakses warga lokal. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), beralamat di Jl. Mojopahit No. 666-B Sidoarjo, telah terakreditasi Unggul oleh BAN-PT sejak Maret 2024 — menjadikannya salah satu dari 13 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang meraih peringkat tertinggi tersebut. Umsida memiliki 32 program studi, dengan 14 prodi terakreditasi Unggul dan 15 prodi terakreditasi Baik Sekali. Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) terakreditasi Baik Sekali (SK BAN-PT 2023) dengan rasio dosen—mahasiswa 1:21. Informasi prodi, biaya, dan pendaftaran dapat dicek melalui pddikti.kemdiktisaintek.go.id.

Berita Pendidikan Terkini Kabupaten Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Sangat Perhatian Terhadap Pemenuhan Fasilitas Sekolah Terpencil

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmen dalam pemenuhan fasilitas pendidikan bagi sekolah-sekolah di lokasi terpencil, sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan pendidikan berkualitas.

Baca selengkapnya — Liputan Inspirasi, 22 Juli 2026

Ditjen Diktiristek Beri Apresiasi PP-PTS 2026 kepada Prodi Teknik Mesin UMAHA Sidoarjo

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberikan apresiasi Program Pengembangan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2026 kepada Program Studi Teknik Mesin Universitas Ma'arif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo atas capaian peningkatan mutu akademik.

Baca selengkapnya — Liputan Inspirasi, 22 Juli 2026

41 Sekolah di Sidoarjo Dipersiapkan Ikut Lomba Adiwiyata Nasional

DLHK Kabupaten Sidoarjo mendampingi 41 SD dan SMP dalam melengkapi persyaratan administrasi untuk mengikuti lomba Adiwiyata Nasional 2026, melanjutkan capaian 12 sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2025.

Baca selengkapnya — Harian Bhirawa, April 2026

Smamda Sidoarjo Ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sebagai sekolah model program pembelajaran mendalam berbasis koding dan kecerdasan artifisial, salah satu dari 223 SMA model secara nasional.

Baca selengkapnya — SMAMDA Sidoarjo, 2026

16 Sekolah di Sidoarjo Ukir Prestasi Kembali untuk Kategori Sekolah Adiwiyata

Sebanyak 16 sekolah dari Sidoarjo menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata 2025 di TMII Jakarta, dengan SDN Sedatigede I meraih predikat Adiwiyata Nasional atas implementasi Gerakan Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah.

Baca selengkapnya — PGRI Sidoarjo, 12 Desember 2025

Mendikdasmen Beri Penghargaan Terbaik Nasional 2025 atas Capaian SPM Sidoarjo

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan penghargaan kepada Dikbud Kabupaten Sidoarjo sebagai Pemerintah Kabupaten dengan Indeks Capaian SPM Pendidikan Terbaik 2025, mencakup APS, literasi, numerasi, dan iklim sekolah.

Baca selengkapnya — Liputan Inspirasi, 30 Mei 2025

Dinas Pendidikan Sidoarjo Selenggarakan Sosialisasi Dana BOS Tahun 2025 untuk Satuan Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan sosialisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025 untuk seluruh satuan pendidikan, mendukung transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran operasional sekolah.

Baca selengkapnya — Dispendik Kabupaten Sidoarjo, 2025

Pembahasan: Apa Kata Data dan Berita untuk Warga Kabupaten Sidoarjo

Pola Data Infografis: Kesenjangan Partisipasi dan Kualitas Layanan Pendidikan

Enam infografis pendidikan Kabupaten Sidoarjo menampilkan dua pola yang patut dicermati warga. Pertama, terdapat IPM sangat tinggi (82,67 menurut BPS 2024) yang diiringi partisipasi wajib belajar hampir universal (APS 7-15 tahun = 99,84 menurut Dikbud 2025) — dua capaian yang menempatkan Sidoarjo di peringkat ketiga kabupaten terbaik secara nasional. Kedua, terdapat kesenjangan yang nyata: APS kelompok usia 5-6 tahun baru 83,04%, dan 35,47% lembaga PAUD belum terakreditasi. Dalam kerangka asas "Tut Wuri Handayani" yang dicetuskan Ki Hajar Dewantara, akses pendidikan yang bermakna dimulai sejak usia dini; data PAUD Sidoarjo menunjukkan bahwa pondasi ini masih perlu diperkuat, khususnya dalam aspek kualitas yang terstandar. H.A.R. Tilaar dalam sosiologi pendidikan multikultural menekankan bahwa disparitas kualitas antardaerah dan antarlembaga perlu diatasi melalui standardisasi yang terukur — relevan dengan kondisi 36,48% sekolah semua jenjang yang belum terakreditasi di Sidoarjo. Warga dapat memperhatikan data kompetensi literasi dan numerasi yang terus meningkat (literasi SMP mencapai 93,71 dan numerasi SMP 90,43 pada 2025) sebagai sinyal positif kualitas pembelajaran yang dapat menjadi rujukan dalam memilih satuan pendidikan.

Sintesis Berita: Inovasi Pendidikan dan Program Nasional di Sidoarjo

Pola berita pendidikan Kabupaten Sidoarjo sepanjang 2025-2026 menunjukkan konsistensi dalam tiga tema: penghargaan mutu layanan pendidikan, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, dan penguatan karakter melalui program lingkungan hidup. Penghargaan SPM Terbaik Nasional 2025 dari Mendikdasmen mencerminkan bagaimana implementasi Standar Pelayanan Minimal berbasis data — termasuk indikator literasi, numerasi, dan iklim sekolah — dapat menjadi kerangka evaluasi yang objektif. Dalam perspektif "link and match" Wardiman Djojonegoro, penetapan Smamda Sidoarjo sebagai Sekolah Model Koding dan Kecerdasan Artifisial merupakan upaya relevan untuk menghubungkan kompetensi siswa dengan kebutuhan industri, mengingat Sidoarjo merupakan kawasan industri penyangga Surabaya. Fasli Jalal dalam konteks kualifikasi tenaga pendidik menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidik PAUD — yang di Sidoarjo baru 69,71% berstatus S1/S2 — merupakan variabel kunci kualitas layanan PAUD. Warga yang memiliki anak usia prasekolah dapat memanfaatkan data akreditasi lembaga PAUD di ban-pdm.id sebagai panduan awal dalam menentukan pilihan lembaga pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Pertanyaan Warga Seputar Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo

Bagaimana cara mengecek akreditasi sekolah di Kabupaten Sidoarjo?

Warga dapat mengecek akreditasi sekolah SD hingga SMA di Kabupaten Sidoarjo melalui situs resmi BAN-PDM di ban-pdm.id. Cukup masukkan nama sekolah atau NPSN pada kolom pencarian untuk melihat status akreditasi (A, B, atau C) dan tahun penetapannya. Informasi ini tersedia secara terbuka untuk publik.

Bagaimana cara mendaftar ke perguruan tinggi di Kabupaten Sidoarjo?

Perguruan tinggi di Kabupaten Sidoarjo seperti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida, akreditasi Unggul) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA, akreditasi Baik Sekali) membuka pendaftaran mahasiswa baru setiap tahun. Informasi prodi, biaya, dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi masing-masing kampus atau dicek datanya di pddikti.kemdiktisaintek.go.id.

Berapa angka partisipasi sekolah anak usia SD-SMP di Kabupaten Sidoarjo?

Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Angka Partisipasi Sekolah (APS) kelompok usia 7-15 tahun mencapai 99,84 pada tahun 2025, meningkat dari 99,67 pada tahun 2024. Ini berarti hampir seluruh anak usia SD dan SMP di Kabupaten Sidoarjo sudah terjangkau layanan pendidikan formal.

Apa saja program beasiswa pendidikan yang tersedia di Kabupaten Sidoarjo?

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyediakan beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu melalui program Beasiswa Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Program nasional seperti PIP (Program Indonesia Pintar) dan KIP Kuliah juga dapat diakses warga Sidoarjo. Informasi pendaftaran tersedia di sidoarjokab.go.id.

Bagaimana cara mendaftar SPMB SMP negeri di Kabupaten Sidoarjo?

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri di Kabupaten Sidoarjo diselenggarakan secara daring melalui situs spmbsidoarjo.id. Tersedia jalur domisili, afirmasi, prestasi, mutasi, serta kelas khusus olahraga dan seni. Jadwal dan persyaratan pendaftaran mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai informasi awal dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) berdasarkan data dan referensi yang tersedia hingga tanggal publikasi. Konten ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan saran profesional, konsultasi langsung, atau kebijakan resmi yang berlaku. Selalu verifikasi ke instansi terkait, asosiasi industri, atau sumber primer yang relevan.